ANALISIS MODUL AJAR MANDIRI PPKN PADA MATERI HAK

Report Abuse

Ulasan Ilmiah

Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) merupakan cabang ilmu yang menekankan pemahaman individu sebagai warga negara serta mampu menjalankan hak dan tanggung jawabnya sebagai warga negara Indonesia yang sesuai dengan ketentuan dalam Pancasila dan UUD 1945. Tujuan utama PKn yakni meningkatkan pemahaman dan membangun kesadaran terhadap identitas bangsa, sikap, serta perilaku mencintai tanah air dan nilai budaya. Dalam pelaksanaannya, pembelajaran PKn biasanya digunakan modul ajar sebagai alat pendidikan atau desain pengajaran dengan tujuan membantu mencapai kriteria kompetensi yang telah ditentukan serta mendukung pendidik dalam mengatur proses belajar mengajar. 

Dalam penerapannya di lapangan, masih banyak modul ajar yang berorientasi pada teks, sehingga menghalangi kemampuan berpikir kritis siswa dalam menerapkan konsep hak dan kewajiban di kehidupan, dimana siswa cenderung fokus pada hak tanpa memahami pentingnya kewajiban terlebih dahulu. Hal ini membuat peneliti tertarik untuk menganalisis mengenai kualitas dan efektivitas modul guna memastikan bahwa materi yang disampaikan dapat membentuk pemahaman yang seimbang bagi siswa.

Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Metode ini dipilih karena melibatkan pengumpulan, pengelompokkan, dan penjelasan data dari berbagai dokumen atau materi tertulis seperti modul terbuka. Peneliti menganalisis berbagai elemen dalam modul, sehingga judul penelitian yang berfokus pada “analisis” sesuai dengan pendekatan ini karena menggambarkan pemeriksaan isi modul secara terstruktur dan sistematis. 

Dari hasil dan pembahasan, diketahui analisis utama berfokus pada kesesuaian antara Indikator Pencapaian Tujuan Pembelajaran dan pemilihan model pembelajaran yang diterapkan. dari hasil analisis, ditemukan bahwa modul yang di analisis menggunakan Problem Based Learning (PBL) sebagai model pembelajaran dengan pembelajaran yang berpusat pada siswa melalui integrasi Profil Pelajar Pancasila, terkhusus dalam dimensi Bergotong-royong dan Bernalar Krtitis. 

Peneliti menganalisis dan mengidentifikasi bahwa sintaks yang digunakan sudah sesuai dengan sintaks PBL. diketahui pula dengan adanya metode diskusi kelompok dan pengerjaan LKPD dapat membantu siswa memahami dan dapat mendorong siswa untuk menerapkan konsep hak dan kewajiban secara langsung. Selain itu, siswa juga mendapat pemahaman kontekstual dimana mereka bisa menyadari bahwa hak-hak yang dimiliki muncul sebagai konsekuensi dari kewajiban yang telah dilaksanakan. Hal ini menunjukkan bahwa modul ajar “Aku Patuh Aturan: Hak dan Kewajibanku di Sekolah” dengan menggunakan model PBL terbukti memiliki pengaruh besar dalam membantu siswa kelas III memahami konsep rumit mengenai hak dan tanggung jawab dalam situasi sehari-hari.

 

Kelebihan Artikel: Terdapat beberapa kelebihan dari artikel ini seperti topik yang relevan dengan implementasi Kurikulum Merdeka serta fokus pada pembentukan pemahaman dan penanaman karakter siswa. Analisis yang digunakan cukup rinci dengan pemilihan untuk menganalisis elemen-elemen dalam modul seperti kesesuaian isi dengan kurikulum, kebenaran informasi yang dijelaskan, struktur pembelajaran mandiri, aspek-aspek pedagogis, kejelasan teks, tingkat interaktivitas, dan dukungan pembelajaran yang dapat membedah dan memberi pengetahuan mengenai hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat modul ajar. Selain itu, artikel ini mampu menggambarkan relevansi penerapan model PBL dalam pembelajara PKn, yang mana PBL dinilai efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa serta membantu mereka memahami konsep secara lebih kontekstual. Hasil penelitian juga bersifat aplikatif sehingga dapat menjadi referensi bagi pendidik dalam mengembangkan perangkat pembelajaran.

Kelemahan Artikel: Selain kelebihan, tentunya segala hal tidak luput dari kelemahannya. Dalam hal artikel ini, penelitian tidak didukung oleh data empiris dari implementasi langsung di kelas, sehingga temuan yang dihasilkan lebih bersifat konseptual. Tak hanya itu, sedikitnya referensi yang digunakan membuat kajian pustaka belum tergambarkan secara komprehensif dan kurang memperkuat landasan teoritis penelitian. Dalam penulisan sendiri, masih terdapat kesalahan penulisan, seperti format hasil analisis yang dijelaskan dua kali di pendahuluan dan hasil pembahasan yang menunjukkan bahwa proses penyuntingan artikel belum dilakukan secara optimal dan teliti.

Kesimpulan Review: Dari keseluruhan, artikel ini memberi kontribusi yang cukup baik dalam mengkaji kualitas modul ajar PKn pada materi hak dan kewajiban siswa sekolah dasar. Modul yang dianalisis telah sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka serta mampu mendukung pembelajaran yang lebih kontekstual dan berpusat pada siswa. Selain itu, artikel ini juga menunjukkan efektivitas penggunaan model PBL dalam pembelajaran sehingga siswa bisa meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep hak dan kewajiban. 

 

Deskripsi Artikel Asli

Judul Asli Karya Ilmiah
ANALISIS MODUL AJAR MANDIRI PPKN PADA MATERI HAK DAN KEWAJIBAN SISWA KELAS III
Nama Penulis Karya Ilmiah
Deswita Maharani; Ameliaayulianti; Riska Assyfah Rahmadani; Winny Sheila El-Taura; Dwi Novita Sari
Tanggal Publikasi
December 4, 2025
Jenis Penlitian
Kualitatif
Jenis Lisensi
CC BY 4.0

Informasi Sumber Eksternal

Nama Institusi/Penerbit
PENDAS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Kategori/Quadran
Jurnal Sinta 4

Identitas Pengulas (Kontributor)

Nama Lengkap
Afwa Alsinatin Nadhifah
ID (NIM)
240611100014
Kelas
PGSD 4A
Matakuliah
Pembelajaran PPKn SD

Informasi Tambahan

Panduan Kutipan
Maharani, D., Ameliaayulianti, A., Rahmadani, R. A., El-Taura, W. S., & Sari, D. N. (2025). Analisis modul ajar mandiri PPKn pada materi hak dan kewajiban siswa kelas III. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 225–234.

Author Info

Afwa

Member since 2 bulan ago
  • afwaalsinatin@gmail.com
View Profile

There are no reviews yet.

Leave a Review

Your email address will not be published. Required fields are marked *