Analisis Kampanye Edukasi Anti-Bullying di Sekolah Dasar

Report Abuse

Ulasan Ilmiah

Fokus utama pada artikel ini yaitu tentang implementasi kampanye edukasi anti-bullying dengan pendekatan partisipatif untuk membangun sekolah ramah anak di SDN 2 Pananjung. Tujuan penelitian dalam artikel ini adalah meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa mengenai bahaya bullying, bentuk-bentuk bullying, serta dampaknya terhadap kehidupan sosial dan psikologis siswa. Selain itu, penelitian juga bertujuan menumbuhkan sikap saling menghormati dan menciptakan suasana sekolah yang aman serta ramah anak. Program dilakukan karena hasil observasi awal menunjukkan masih adanya perilaku bullying di SDN 2 Pananjung, sehingga diperlukan intervensi pendidikan yang tidak hanya bersifat teoritis tetapi juga melibatkan seluruh warga sekolah.

Kebaruan artikel ini terletak pada penggunaan model kampanye edukasi anti-bullying berbasis Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan siswa, guru, dan mahasiswa KKN secara langsung dan kolaboratif. Berbeda dengan penelitian anti-bullying pada umumnya yang hanya berupa sosialisasi satu arah, artikel ini memadukan penyuluhan, diskusi, permainan edukatif, video, dan ice breaking sebagai rangkaian tindakan partisipatif. Selain itu, penelitian ini menghasilkan produk lanjutan berupa modul “Stop Bullying” yang dapat digunakan guru dan sekolah sebagai media edukasi berkelanjutan.

Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR). Pendekatan ini dipilih karena menempatkan seluruh pihak yang terlibat sebagai bagian dari proses perubahan. Penelitian dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu observasi awal terhadap perilaku bullying di sekolah, perencanaan program kampanye, pelaksanaan kegiatan, dan refleksi hasil. Kegiatan kampanye dilakukan melalui penyuluhan interaktif, pemutaran video, diskusi kelompok, permainan edukatif, serta ice breaking. Subjek yang terlibat adalah siswa, guru, dan mahasiswa KKN yang bekerja sama dalam seluruh proses. Dengan metode PAR, siswa tidak hanya menjadi objek penelitian, tetapi juga ikut terlibat dalam memahami dan mencegah perilaku bullying di lingkungan sekolah.

Hasil penelitian menunjukkan tingkat keberhasilan sebesar 84,3% dengan skor rata-rata 3,24 pada skala 1–4. Data tersebut menunjukkan bahwa setelah kegiatan dilakukan, pemahaman siswa tentang bentuk dan dampak bullying meningkat, dan kesadaran untuk menciptakan suasana kelas yang kondusif juga bertambah. Namun, validitas hasil masih terbatas karena artikel tidak menjelaskan secara rinci jumlah responden, instrumen pengukuran, maupun uji validitas dan reliabilitas instrumen yang digunakan. Penelitian juga belum membandingkan kondisi sebelum dan sesudah program secara statistik yang lebih mendalam, sehingga hasil yang diperoleh lebih bersifat deskriptif.

Kelebihan artikel ini adalah topik yang diangkat sangat relevan dengan kondisi sekolah dasar saat ini, terutama karena bullying masih menjadi persoalan serius di lingkungan pendidikan. Artikel juga memiliki pendekatan yang aplikatif dan mudah diterapkan di sekolah lain. Kegiatan yang digunakan bervariasi sehingga menarik bagi siswa sekolah dasar. Selain itu, pelibatan guru, siswa, dan mahasiswa membuat program lebih partisipatif dan berpotensi menghasilkan perubahan perilaku yang lebih nyata. Adanya modul “Stop Bullying” sebagai tindak lanjut juga menjadi nilai tambah karena sekolah memperoleh bahan yang dapat digunakan secara berkelanjutan.

Adapun kekurangan artikel ini adalah pembahasan metodologi masih kurang rinci. Artikel tidak menjelaskan jumlah peserta, karakteristik responden, teknik pengumpulan data, maupun instrumen evaluasi secara lengkap. Analisis hasil juga belum mendalam karena hanya menampilkan persentase keberhasilan tanpa penjelasan statistik yang lebih kuat.

Catatan pengulas: Artikel ini menarik dan relevan karena membahas upaya pencegahan bullying di sekolah dasar melalui pendekatan partisipatif. Penulis telah menunjukkan bahwa keterlibatan siswa, guru, dan pihak sekolah dapat membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan ramah anak. Namun, artikel akan menjadi lebih kuat apabila penulis menambahkan penjelasan yang lebih rinci mengenai jumlah responden, instrumen penelitian, serta teknik analisis data yang digunakan. Selain itu, akan lebih baik jika disertakan evaluasi jangka panjang untuk mengetahui apakah perubahan perilaku siswa dapat bertahan setelah program selesai.

Deskripsi Artikel Asli

Judul Asli Karya Ilmiah
Implementasi Model Kampanye Edukasi Anti-Bullying Berbasis Participatory Action Research untuk Mewujudkan Sekolah Ramah Anak di SDN 2 Pananjung
Nama Penulis Karya Ilmiah
Devi Silvia Dewi; Dede Nurul Qomariah; Yayu Nuraidah Solihat; Nurafilah Pebriyanti; Dea Anggriani; Ujang Saepul Millah; lisa Noviyani
Tanggal Publikasi
September 30, 2025
Jenis Penlitian
Kualitatif
Jenis Lisensi
CC BY-SA 4.0, CC BY 4.0

Informasi Sumber Eksternal

Nama Institusi/Penerbit
Society: Community Engagement and Sustainable Development
Kategori/Quadran
Jurnal/Prosiding Nasional

Identitas Pengulas (Kontributor)

Nama Lengkap
M. Fahmi Amrullah
ID (NIM)
240611100030
Kelas
PGSD 4A
Matakuliah
Pembelajaran PPKn SD

Informasi Tambahan

Panduan Kutipan
Dewi, D. S., Qomariah, D. N., Solihat, Y. N., Pebriyanti, N., Anggriani, D., Millah, U. S., & Noviyani, L. (2025). Implementasi model kampanye edukasi anti-bullying berbasis participatory action research untuk mewujudkan sekolah ramah anak di SDN 2 Pananjung. Society: Community Engagement and Sustainable Development, 2(2), 272–288. https://doi.org/10.62515/society.v2i2.1219.

Author Info

Fahmi

Member since 3 bulan ago
  • 240611100030@student.trunojoyo.ac.id
View Profile

There are no reviews yet.

Leave a Review

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Contact Info

Fahmi

Posted 1 bulan ago
  • 240611100030@student.trunojoyo.ac.id
Contact Agent View Profile