Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan Melalui Kegiatan Jum’at Bersih
Ulasan Ilmiah
Sekolah merupakan tempat yang efektif untuk pengembangan kepribadian seseorang. Tujuan utama sekolah dalam pendidikan yaitu untuk membentuk manusia yang cerdas dan juga akhlak atau budi pekerti yang baik. Sehingga lingkungan sekolah dapat menjadi tempat yang baik untuk menanamkan karakter peserta didik, yaitu dengan mengintegrasikan fungsi sekolah, baik itu dalam proses pembelajaran maupun pembiasan ke dalam program pembangunan karakter.
Pendidikan karakter di Indonesia mengandung 18 nilai yang mana salah satunya nilai peduli lingkungan. Tujuan pengimplementasikan pendidikan karakter ini untuk melahirkan peserta didik yang memiliki sikap serta tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan lingkungan dan berupaya memperbaiki kerusakan alam. Berdasarkan hasil observasi penelitindan diperkuat dengan pernyataan Bapak Prayitno selaku guru kelas 6 di sana, ditemukan masih ada beberapa siswa di SD Negeri 1 Semanding yang masih membuang sampah tidak pada tempatnya dan kurang menjaga kebersihan kamar mandi peserta didik.
Salah satu solusi untuk menanamkan perilaku peduli lingkungan yang dilakukan yakni diterapkannya kegiatan jum’at bersih dan sabtu sehat. Kegiatan jum’at bersih bertujuan agar lingjungan sekitar menjadi bersih, sehingga tercipta lingjungan sekitar yang nyaman bagi masyarakat. Sedangkan, kegiatan sabtu sehat bertujuan agar memberi pengetahuan dan pemahaman mengenai dasar-dasar kegiatan agar badan terbebas dari penyakit.
Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis study kasus. Teknik pengumpulan data dalam penilitian ini yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Dari hasil dan pembahasan, diketahui bahwa kegiatan jum’at bersih dan sabtu sehat dilakukan secara rutin. Berdasarkan observasi yang peneliti lakukan, ditemukan kendala dalam penanaman karakter peduli lingkungan melalui kegiatan ini adalah ukuran sekolah yang kurang luas dan adanya beberapa siswa yang kurang bersemangat. Ukuran halaman SD Negeri 1 Semanding yang kurang luas mengakibatkan kurang berdampaknya manfaat kegiatan jum’at bersih dan sabtu sehat kepada seluruh siswa.Â
Solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi hambatan diantaranya guru ikut serta dalam melakukan kegiatan jum’at bersih dan sabtu sehat untuk membantu siswa, sehingga siswa bersemangat dalam mengikuti kegiatan. Solusi kedua adalah mengatur jadwal kelas tinggi untuk membersihkan area sekolah pada jum’at bersih dan kelas rendah membersihkan ruang kelas masing-masing padda kegiatan jum’at bersih. Dengan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwasanya pendidikan karakter peduli lingkungan dapat ditanamkan kepada siswa melalui kegiatan jum’at bersih dan sabtu sehat.
Kelebihan Artikel: Penelitian yang dilakukan relevan dengan kondisi saat ini. Topik yang diteliti dengan praktik relevan dimana pembahasan mampu mengaitkan hasil lapangan dengan teori pendidikan karakter dan lingkungan. Penggunaan metode kualitatif study kasus juga sesuai karena menggali informasi secara nyata di sekolah, data yang diperoleh cukup kaya melalui hasil observasi langsung, hasil wawancara dengan guru serta adanya dokumentasi langsung sehingga dapat memperkuat validitas penelitian.Â
Kelemahan Artikel: Penelitian menyatakan kegiatan jum’at bersih dan sabtu sehat berpengaruh namun tidak adanya pembahasan mengenai indikator perubahan perilaku yang terukur, setelah solusi yang diberikan, tidak terdapat penjelasan lebih lanjut mengenai efektif atau tidaknya solusi tersebut. study kasus yang dilakukan hanya di satu sekolah sehingga kurang representatif untuk konteks yang luas dan generalisasi hasil penelitian menjadi lemah.Â
Deskripsi Artikel Asli
Informasi Sumber Eksternal
Identitas Pengulas (Kontributor)
Informasi Tambahan
Review
Write a ReviewThere are no reviews yet.




